Futurologpun takkan mampu membaca guratan esok di matamu
Ombak pinggir pantai, badai tsunami, ataupun pelangi mungkin saja hiasi wajahmu.
Lelakonmu bukan kejamnya ibu kota tak menentu yang menghantu
Lakukan apa yang kau tuju, bukan apa yang mereka mau!
Oyak harapanmu, remuk cita-citamu
Wahai, akankah mereka peduli saling membenah membantu?
-
Yang mereka pikirkan hanya bagaimana hari esoknya
Orang di kanan-kiri tak dihirau kan dicampakkannya!
U'r self saja!
Rintihmu takkan sampai lubang telinga mereka
-
Dengarlah sebuah lagu kerinduan mendalam!
Ratapan anak manusia yang mati dijajah perasaan
Eratkan iman!, kokohkan cita, angan, dan pengharapan!
Apa kau pikir Invisible Man ataupun Kang Mas Yayi suatu tujuan?
Mereka hanya godaan, bahkan setan!
-
Ayolah Nis, bangun dari tidurmu yang panjang!
Namamu tlah disiapkan Tuhan tuk mengisi salah satu kerlip bintang
Iya.. Bintang di atas sana yang bersinar di antara para gemintang
Semesta tak butuhkan bintang cengeng yg pura-pura senyum cerianya membentang!
-
Khayalanmu tidaklah pengharapan tanpa arti
Hiburan sana-sini bukanlah alasan bentuk pribadi berani
Apalah arti dunia jika kepalanmu tak letakkannya di antara sepuluh jari
Ini dunia. Kau menang, atau kau kan mati!
Rentangkanlah impianmu pada semua bentangan bumi pertiwi
Untukmu.. Untuk jiwa-jiwa yang kau kasihi
Nyanyian luka dari kehancuran tak harus dioprasi!
Nada tentang cita dan pengharapanpun kian terjajaklangkah kaki
Ini.. Ini ANIS KHAIRUNNISA berdiri pada diri sendiri
Senyumnya.. Laranya.. Gagahnya.. Semua tak sekedar materi atau sakit hati!
Ombak pinggir pantai, badai tsunami, ataupun pelangi mungkin saja hiasi wajahmu.
Lelakonmu bukan kejamnya ibu kota tak menentu yang menghantu
Lakukan apa yang kau tuju, bukan apa yang mereka mau!
Oyak harapanmu, remuk cita-citamu
Wahai, akankah mereka peduli saling membenah membantu?
-
Yang mereka pikirkan hanya bagaimana hari esoknya
Orang di kanan-kiri tak dihirau kan dicampakkannya!
U'r self saja!
Rintihmu takkan sampai lubang telinga mereka
-
Dengarlah sebuah lagu kerinduan mendalam!
Ratapan anak manusia yang mati dijajah perasaan
Eratkan iman!, kokohkan cita, angan, dan pengharapan!
Apa kau pikir Invisible Man ataupun Kang Mas Yayi suatu tujuan?
Mereka hanya godaan, bahkan setan!
-
Ayolah Nis, bangun dari tidurmu yang panjang!
Namamu tlah disiapkan Tuhan tuk mengisi salah satu kerlip bintang
Iya.. Bintang di atas sana yang bersinar di antara para gemintang
Semesta tak butuhkan bintang cengeng yg pura-pura senyum cerianya membentang!
-
Khayalanmu tidaklah pengharapan tanpa arti
Hiburan sana-sini bukanlah alasan bentuk pribadi berani
Apalah arti dunia jika kepalanmu tak letakkannya di antara sepuluh jari
Ini dunia. Kau menang, atau kau kan mati!
Rentangkanlah impianmu pada semua bentangan bumi pertiwi
Untukmu.. Untuk jiwa-jiwa yang kau kasihi
Nyanyian luka dari kehancuran tak harus dioprasi!
Nada tentang cita dan pengharapanpun kian terjajaklangkah kaki
Ini.. Ini ANIS KHAIRUNNISA berdiri pada diri sendiri
Senyumnya.. Laranya.. Gagahnya.. Semua tak sekedar materi atau sakit hati!
Ayunan langkah pada pelangi berduri, pantaskan kau menjadi Adi diri!
-Ankasa-
-Ankasa-


