Sayangku, ia kekasihku
Sayangku, ia tempatku bercumbu rayu
Sayangku, engkau sahabatku
Sayangku, engkau peraduan suka dan dukaku
Ku sadari engkau juga wanita
Tak kupungkiri jika hakmu juga dicinta
Tapi layakkah dia yang kau cintai?
Pantaskah jika kekasihku yang kau kasihi?
Memang seutuhnya dia bukan milikku
Benar nyatanya dia bukan suamiku
Tapi bukankah engkau tau kisah kasih diantara kami?
Tak mengertikah engkau betapa aku sangat sakit hati?
Sayangku, kau pun sekuntum bunga
Semerbak apappun wangi kembangmu, yang kau jamah adalah kumbangku
Tak malu kah engkau padaku, ketika kau suguhkan ia madu cintamu?,
Sedang ia adalah kumbang pujaan ku,
Tak sadarkah engkau,
Jika bibit cinta yang engkau harapkan darinya masih dalam genggamanku?
Aku bukannya tak tau kalian berkasih di luar sana,
Aku bukannya malu untuk langsung menegur engkau ataupun kekasihku,
Kukira dalam benak kalian masih tersisa sedikit perasaan bersalah,
Tapi ternyata.. semakin buas saja kalian melangkah di belakangku!
-Ankasa-
Puisi request-an Uli ^^
Sayangku, ia kekasihku
Sayangku, ia tempatku bercumbu rayu
Sayangku, engkau sahabatku
Sayangku, engkau peraduan suka dan dukaku
Ku sadari engkau juga wanita
Tak kupungkiri jika hakmu juga dicinta
Tapi layakkah dia yang kau cintai?
Pantaskah jika kekasihku yang kau kasihi?
Memang seutuhnya dia bukan milikku
Benar nyatanya dia bukan suamiku
Tapi bukankah engkau tau kisah kasih diantara kami?
Tak mengertikah engkau betapa aku sangat sakit hati?
Sayangku, kau pun sekuntum bunga
Semerbak apappun wangi kembangmu, yang kau jamah adalah kumbangku
Tak malu kah engkau padaku, ketika kau suguhkan ia madu cintamu?,
Sedang ia adalah kumbang pujaan ku,
Tak sadarkah engkau,
Jika bibit cinta yang engkau harapkan darinya masih dalam genggamanku?
Aku bukannya tak tau kalian berkasih di luar sana,
Aku bukannya malu untuk langsung menegur engkau ataupun kekasihku,
Kukira dalam benak kalian masih tersisa sedikit perasaan bersalah,
Tapi ternyata.. semakin buas saja kalian melangkah di belakangku!
Sayangku, ia tempatku bercumbu rayu
Sayangku, engkau sahabatku
Sayangku, engkau peraduan suka dan dukaku
Ku sadari engkau juga wanita
Tak kupungkiri jika hakmu juga dicinta
Tapi layakkah dia yang kau cintai?
Pantaskah jika kekasihku yang kau kasihi?
Memang seutuhnya dia bukan milikku
Benar nyatanya dia bukan suamiku
Tapi bukankah engkau tau kisah kasih diantara kami?
Tak mengertikah engkau betapa aku sangat sakit hati?
Sayangku, kau pun sekuntum bunga
Semerbak apappun wangi kembangmu, yang kau jamah adalah kumbangku
Tak malu kah engkau padaku, ketika kau suguhkan ia madu cintamu?,
Sedang ia adalah kumbang pujaan ku,
Tak sadarkah engkau,
Jika bibit cinta yang engkau harapkan darinya masih dalam genggamanku?
Aku bukannya tak tau kalian berkasih di luar sana,
Aku bukannya malu untuk langsung menegur engkau ataupun kekasihku,
Kukira dalam benak kalian masih tersisa sedikit perasaan bersalah,
Tapi ternyata.. semakin buas saja kalian melangkah di belakangku!
-Ankasa-
Puisi request-an Uli ^^


